Indonesia Serukan Deeskalasi Konflik di Timur Tengah

- 16 April 2024, 20:11 WIB
Menlu Retno LP Marsudi memberikan keterangan pers, Selasa 16 April 2024, di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.
Menlu Retno LP Marsudi memberikan keterangan pers, Selasa 16 April 2024, di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta. /Foto: Humas Setkab/Oji Sidang

BOLTIM NEWS - Pemerintah Indonesia terus melakukan upaya diplomasi untuk meredakan ketegangan atau deeskalasi situasi geopolitik di Timur Tengah.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu), Retno LP Marsudi, dalam keterangan persnya di Komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa 16 April 2024, usai mengikuti rapat terbatas (ratas) yang dipimpin oleh Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi).

Baca Juga: 10 Atlet Bertalenta Khusus Asal Jateng Wakili Indonesia Berlaga di Bangladesh

“Pesan Bapak Presiden tadi dua, yaitu tolong terus lakukan upaya diplomatik agar pihak-pihak terkait menahan diri dan dapat dihindari terjadinya eskalasi, karena eskalasi tidak akan membawa manfaat bagi siapapun,” ujar Retno.

Menlu mengungkapkan, dalam beberapa hari terakhir Indonesia telah melakukan komunikasi intensif dengan sejumlah pihak, mulai dari Pemerintah Iran, Saudi Arabia, Yordania, Mesir, Persatuan Emirat Arab, Uni Eropa, Jerman, Belanda, hingga Amerika Serikat (AS) untuk mendorong seluruh pihak menahan diri dan mencegah eskalasi.

“Sekali lagi, kita pantau dari dekat, kita waspada, dan kita terus melakukan upaya diplomatik agar masing-masing pihak menjaga, menahan diri, self restraint, dan kita mencoba untuk berbicara dengan sebanyak mungkin pihak untuk menggunakan pengaruhnya agar eskalasi tidak terjadi,” terangnya.

Baca Juga: Potensi Zakat di Jateng Capai Rp3,1 Triliun, Nana: Perlu Terus Ditingkatkan

Terkait perlindungan terhadap Warga Negara Indonesia (WNI), Retno mengatakan bahwa pemerintah terus memantau dan melakukan upaya untuk memastikan perlindungan terhadap WNI di wilayah yang mungkin terdampak oleh situasi di Timur Tengah.

“Kita terus melakukan komunikasi, koordinasi dengan beberapa Kedutaan Besar Republik Indonesia, utamanya di Amman, di Teheran, kemudian di Mesir, dan di tempat-tempat lain,” kata Menlu.

Halaman:

Editor: Gazali Ligawa


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah