Potensi Zakat di Jateng Capai Rp3,1 Triliun, Nana: Perlu Terus Ditingkatkan

- 16 April 2024, 21:25 WIB
Pj Gubernur Jateng, Nana Sudjana.
Pj Gubernur Jateng, Nana Sudjana. /Foto: Jatengprov.go.id

BOLTIM NEWS - Potensi zakat di Jawa Tengah (Jateng) bisa mencapai Rp3,1 triliun per tahun. Baik yang berasal dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jateng, maupun 35 pemerintah kabupaten/kota.

Hal itu disampaikan Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jateng, Ahmad Darodji, saat menghadiri Silaturahmi dan Halalbihalal bersama pimpinan Baznas RI dan kabupaten/kota di Semarang, Selasa 16 April 2024. Ia berharap dukungan terus diberikan para kepala daerah, khususnya Penjabat (Pj) Gubernur.

Baca Juga: Pelaksanaan Mudik dan Balik Lebaran 2024 di Jateng Berjalan Lancar

“Kita optimis kalau Pj Gubernur terus mendorong. Kami juga akan lakukan ekstensifikasi. Instansi yang belum ada Unit Pengumpul Zakat (UPZ) akan disurati agar membentuk UPZ,” kata Darodji.

Menurutnya, daerah yang mampu mengumpulkan zakat dengan jumlah yang besar, pembangunan daerahnya pun bagus. Sebab, Baznas bisa menjadi tumpuan pemerintah daerah.

Pj Gubernur Jateng, Nana Sudjana mengatakan, perolehan zakat, infak, sedekah di masing-masing kabupaten/kota, agar dioptimalkan. Pasalnya, dana yang terkumpul di Baznas Jateng selama ini sangat berperan penting dalam membantu penanganan kemiskinan, stunting, hingga peningkatan keterampilan tenaga kerja.

Baca Juga: Pimpin Apel Perdana Pasca Lebaran, Pj Gubernur Jateng Apresiasi Kedisiplinan ASN

“Kalau Baznas Provinsi sudah baik, maka perlu terus ada peningkatan. Nanti kabupaten/kota yang masih belum menunjukkan kesadaran dalam rangka peningkatan, akan kami kasih tahu, tegur dan dorong,” imbuh Nana.

Menurutnya, kinerja Baznas Jateng selama ini dari segi kualitas dan kuantitas sudah baik. Perolehan zakat terus meningkat dari tahun ke tahun.

Halaman:

Editor: Gazali Ligawa

Sumber: Jatengprov.go.id


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah