Pembakaran Alquran, Pemimpin Tertinggi Iran Tuntut Swedia Serahkan Pelaku

- 23 Juli 2023, 17:33 WIB
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. /Foto: Reuters

BN, Pikiran Rakyat - Kasus pembiaran pembakaran Alquran oleh Swedia memantik respons keras Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Menurutnya, Swedia telah masuk ke medan perang di dunia Muslim.

Hal tersebut disampaikan Khamenei lewat akun Twitter resminya pada Sabtu 22 Juli 2023.

“Pemerintah Swedia harus tahu bahwa dengan mendukung penjahat yang membakar Alquran, ia telah memasuki medan pertempuran untuk berperang di dunia Muslim. Mereka telah menciptakan perasaan kebencian dan permusuhan terhadap mereka di semua negara Muslim dan banyak pemerintahan mereka,” ujar Khamenei.

Baca Juga: Polisi Yaman Tangkap Dua Tersangka Pembunuhan Pejabat Senior WFP

Sementara itu, media pemerintah Iran melaporkan bahwa Khamenei telah menuntut Swedia menyerahkan mereka yang bertanggung jawab atas penuntutan di negara-negara Islam.

“Semua cendekiawan Islam setuju bahwa mereka yang menodai Alquran pantas mendapatkan hukuman paling berat. Tugas pemerintah (Swedia) itu adalah menyerahkan pelakunya ke sistem peradilan negara Islam,” ucapnya dalam pernyataan yang disiarkan oleh media pemerintah.

Baca Juga: Susul Ronaldo, Alex Telles Resmi Merumput Bersama Al Nassr

Protes berkecamuk di Iran dan Irak setelah Swedia mengizinkan pembakaran Alquran di bawah aturan yang melindungi kebebasan berbicara. Para pengunjuk rasa di Irak membakar kedutaan Swedia di Baghdad pada hari Kamis.

Halaman:

Editor: Gazali Ligawa


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah