Tak Main-main! Di Kota Keripik Tempe, Anies Siap Sejahterakan Guru Diniyah, Cak Imin Jamin Ketersediaan Pupuk

- 30 Desember 2023, 08:22 WIB
Anies Baswedan saat kampanye politik dihadapan pendukung
Anies Baswedan saat kampanye politik dihadapan pendukung /Foto: Fanpage/Anies Baswedan/

BOLTIM NEWS -  Calon presiden (capres) nomor urut 1, Anies Baswedan berjanji di hadapan ribuan guru diniyah, kiai kampung, santri dan masyarakat pendukungnya untuk meningkatkan kesejahteraan guru diniyah seluruh Indonesia serta menyamakan status sekolah negeri dengan sekolah swasta sehingga fasilitas pendidikan menjadi setara.

"Insya Allah jika nanti terpilih saya janji akan meningkatkan kesejahteraan guru diniyah, dan juga akan menyamakan status sekolah negeri dan swasta, sehingga setiap anak memiliki fasilitas yang sama dalam menempuh pendidikan," kata Anies dalam orasi politiknya saat berkunjung ke Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Jumat malam (29/12/2023).

Di daerah berjuluk Kota Keripik Tempe ini, Anis menghadiri kegiatan silaturahmi kiai kampung dan istighatsah kubro Pondok Pesantren Darul Muttaqin di Desa Jatiperahu Kecamatan Karangan.

Baca Juga: Langgar Aturan, Bawaslu Semarang Amankan Ribuan APK Pemilu 2024, Partai IniTerbanyak Pelanggaran

Kabupaten Trenggalek merupakan salah satu daerah basis nahdliyin yang memiliki banyak sebaran pondok pesantren.

Tak hanya menjanjikan kesejahteraan bagi pendidik madratsah, Anies juga berjanji akan menjamin kesediaan pupuk bagi petani.

Kata dia, soal ketersediaan pupuk yang sering dikeluhkan masyarakat petani. Anies bilang, dirinya bersama cawapres Muhaimin Iskandar memiliki perhatian yang sungguh-sungguh dalam menangani persoalan petani.

Dia pun berjanji akan menjamin kesediaan pupuk sehingga tak ada lagi keluhan soal pupuk langka. Termasuk, meneruskan program-program yang sudah direncanakan dalam program nasional soal pengembangan infrastruktur di wilayah selatan.

Baca Juga: Gawat! Pecah Kongsi, Pejuang PPP Deklarasi Dukung Prabowo-Gibran

"Yang sudah direncanakan oleh program pemerintah akan kami teruskan, jika kami berhasil menjadi pemenang dalam Pemilu 2024," imbuhnya.

Soal proyeksi perolehan suara di Jatim, Anies mengaku optimistis peluang kemenangan pasangan AMIN di Jawa Timur semakin besar.

Apalagi ditambah militansi mesin partai yang terus bergerak menyampaikan visi-misi yang diusung membuatnya semakin optimistis.

Menurutnya masyarakat Jawa Timur khususnya di bagian selatan menginginkan program perubahan AMIN.

"Sejak datang antusiasme-nya tinggi sekali. Ini menunjukkan semakin banyak masyarakat di Jawa Timur khususnya bagian selatan yang melihat perubahan sebagai salah satu jalan ke depan," katanya.

Cak Imin Jamin Ketersediaan Pupuk dan Pemasaran Hasil Produksi

Muhaimin Iskandar berkampanye di hadapan petambak di Gersik, Jawa Timur, Jumat (29/12/1/2023) ANTARA/Timnas AMIN
Muhaimin Iskandar berkampanye di hadapan petambak di Gersik, Jawa Timur, Jumat (29/12/1/2023) ANTARA/Timnas AMIN

Calon Wakil Presiden (Cawapres) Muhaimin Iskandar berjanji akan menjamin ketersediaan pupuk dan pemasaran hasil produksi dengan melakukan kontrak pertanian jika memenangi Pilpres 2024.

"Tugas pasangan AMIN jika terpilih adalah menyediakan pupuk, pakan, dan pasar yang kontrak kerjanya ada," kata Cak Imin, sapaan akrab Muhaimin Iskandar, saat bertemu petambak bandeng di Desa Tanggulrejo, Kecamatan Manyar, Gresik, Jawa Timur, Jumat (29/12/2023).

Menurut dia, kesulitan petambak dan petani semua sama, yaitu terkait dengan permasalahan pupuk subsidi yang sulit mereka dapatkan. Untuk itu, jika pasangan Anies-Muhaimin (AMIN) terpilih, akan langsung memeriksa pabrik pupuk dan menelusuri mafia pupuk.

Baca Juga: Pengamat Politik: Spanduk ‘Solo Bukan Gibran’ Bentuk Kekhawatiran PDIP Sebagai Basis, TKN Bilang Mereka Panik!

"Problem pupuk bukan hanya problem petani, melainkan juga petambak ikan. Untuk itu, harus dicarikan solusi ketersediaan pupuk untuk petambak dan petani," ujarnya.

Tidak hanya itu, pasangan AMIN juga akan memastikan kepastian penjualan bagi petani dan petambak dengan menerapkan sistem kontrak pertanian agar nantinya harga di tingkat produksi bisa tetap stabil.

"Harga ke depannya disepakati bersama sehingga petani, peternak, dan petambak tugasnya berproduksi," tuturnya.

Baca Juga: Ganjar Sindir Anggaran Makan Siang Gratis Prabowo-Gibran, IKN Saja yang Butuh Rp400 Triliuan Tidak Selesai

Keluh kesah petambak memang terbaca jelas dalam spanduk-spanduk yang terpasang di gedung tempat acara berlangsung. Mereka mengeluh soal sulitnya memperoleh solar dan pupuk serta rendahnya harga jual ikan.

Petambak yang hadir mayoritas adalah petambak ikan bandeng. Ainul Wafiq, pekerja di tambak bandeng mengaku, kesulitan mendapatkan pupuk. Selain itu, kelangkaan solar menjadi penghambat produksi bandeng.

"Kalau pupuknya mahal, ongkos produksi jadi bertambah, sedangkan solar juga langka. Jadi, ini yang harus segera dicari jalan keluarnya," kata Ainul Wafiq.***

Editor: Faruk Langaru

Sumber: Antara


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah