PDIP, PKB dan Gerindra Saling Klaim Khofifah Masuk Timses Pilpres, Mantan Mensos Kasih Jawaban Begini

- 5 November 2023, 21:23 WIB
 Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat diwawancarai sejumlah wartawan di Bakorwil Jember, Minggu (5/11/2023)
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat diwawancarai sejumlah wartawan di Bakorwil Jember, Minggu (5/11/2023) /Foto:Antara/

BOLTIM NEWS – Khofifah Indar Parawansa disebut sebagai magnet pendulang suara untuk Pilpres 2024 di wilayah Jawa Timur. Karena itu, Khofifah yang tinggal sebulan lagi mengakhiri masa jabatan sebagai gubernur terus diperebutkan untuk menjadi anggota tim sukses (timses) bakal pasangan calon peserta Pilpres 2024.

Ketua DPP PKB Daniel Johan memberikan sinyal ke Khofifah jika mau gabung dengan Anies-Muhaimin (AMIN) maka pilihan itu tidak akan salah karena pasangan AMIN mewakili kultur Nahdliyin.

Sedangkan Wakil Ketua Umum Gerindra Habiburokhman mengklaim bahwa Khofifah segera bergabung dalam Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran karena pihaknya sudah melakukan lobi-lobi dengan Gubernur Jawa Timur itu.

Sementara Ganjar Pranowo mengatakan bahwa pihaknya akan menarik Khofifah menjadi tim pemenangannya dan Bendahara Umum PDIP Olly Dondokambey menjelaskan sudah ada yang berkomunikasi terkait hal itu dengan Khofifah.

Khofifah sendiri saat ditanya terkait mejadi tim suksen diantara tiga capres – cawapres tersebut, enggan berkomentar banyak mengenai kepastiannya bergabung dalam tim sukses atau pemenangan calon presiden dan calon wakil presiden pada Pemilu 2024.

"Wes ta rek (sudah teman-teman), saya ini kan masih gubernur efektif, gitu ya, izinkan saya menyelesaikan tugas ini sebaik mungkin, semaksimal mungkin, suwun (terima kasih) ya," katanya singkat saat ditemui wartawan usai mengikuti jalan sehat di Bakorwil Jember, Minggu (5/11/2023).

Khofifah enggan berkomentar banyak dan memilih meninggalkan wartawan untuk melanjutkan kegiatan peninjauan pasar murah dalam rangka memperingati HUT ke-78 Provinsi Jatim.

Namun, mantan Menteri Sosial itu juga menekankan pentingnya menjaga situasi kondusif Jawa Timur pada tahun politik, salah satunya dengan menguatkan semangat persaudaraan di antara seluruh elemen masyarakat melalui jalan sehat.

"Pada tahun politik, seduluran (persaudaraan) harus dibangun sekuat-kuatnya, salah satunya melalui jalan sehat," katanya.

Halaman:

Editor: Faruk Langaru

Sumber: Antara


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah