Minta Warga Mengungsi, Israel Siap Lanjutkan Serangan ke Rafah

- 11 Mei 2024, 18:30 WIB
Seorang anak laki-laki Palestina mendorong troli belanja saat kendaraan yang memuat barang-barang dievakuasi, setelah pasukan Israel melancarkan operasi darat dan udara di bagian timur Rafah, di tengah konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan Hamas.
Seorang anak laki-laki Palestina mendorong troli belanja saat kendaraan yang memuat barang-barang dievakuasi, setelah pasukan Israel melancarkan operasi darat dan udara di bagian timur Rafah, di tengah konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan Hamas. /Foto: Reuters

BOLTIM NEWS - Israel pada Sabtu 11 Mei 2024 meminta warga Palestina di lebih banyak wilayah di kota Rafah di selatan Gaza untuk mengungsi dan menuju ke tempat yang mereka sebut sebagai wilayah kemanusiaan yang diperluas di Al-Mawasi, yang merupakan indikasi lebih lanjut bahwa militer terus bergerak maju dengan rencana serangan darat ke Rafah.

Dalam postingan di situs media sosial X, seorang juru bicara militer juga meminta warga dan pengungsi di wilayah Jabalia di Gaza utara, dan 11 lingkungan lain di wilayah kantong tersebut untuk segera pergi ke tempat penampungan di sebelah barat Kota Gaza.

Baca Juga: Dikepung Tank Israel, Puluhan Ribu Orang di Rafah Mencari Perlindungan

Menurut kantor berita Palestina WAFA, 24 warga Palestina tewas dalam semalam setelah jet Israel menargetkan beberapa wilayah di Gaza tengah.

Meskipun ada tekanan besar dari AS dan kekhawatiran yang diungkapkan oleh penduduk dan kelompok kemanusiaan, Israel mengatakan pihaknya akan melanjutkan serangan ke Rafah, tempat lebih dari 1 juta pengungsi mencari perlindungan selama perang yang telah berlangsung selama tujuh bulan .

Militer Israel mengatakan sejauh ini sekitar 300.000 warga Gaza telah bergerak menuju Al-Mawasi.

Israel mengatakan mereka tidak bisa memenangkan perang tanpa membasmi ribuan pejuang gerakan Islam Hamas yang diyakini ditempatkan di Rafah.

Baca Juga: Laut China Selatan: Mengapa Ketengangan Tiongkok dan Filipina Memanas?

Tank-tank Israel menguasai jalan utama yang memisahkan bagian timur dan barat Rafah pada Jumat 10 Mei 2024, secara efektif mengepung sisi timur dalam serangan yang menyebabkan Washington menunda pengiriman sejumlah bantuan militer kepada sekutunya.

Halaman:

Editor: Gazali Ligawa

Sumber: Reuters


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah